Rabu, 20 Mei 2020

Macam-Macam Gaya Kepemimpinan

Macam-Macam Gaya Kepemimpinan Macam-Macam Gaya Kepemimpinan - Gaya kepemimpinan merupakan cara seorang pemimpin mempengaruhi, mengarahkan, memotivasi, dan mengendalikan bawahan dengan cara tertentu sehingga bawahan dapat menyelesaikan tugas secara efektif dan efisien (Djoko Purwanto, 2006). Ada beberapa macam gaya kepemimpinan menurut Robbins (2006), yaitu :

1. Kepemimpinan Kharismatik

Yaitu kepemimpian yg menciptakan para pengikut terpicu oleh kemampuan pemimpin yg heroik atau luar biasa ketika mereka mengamati perilaku eksklusif pemimpin. Pemimpin kharismatik bisa memepngaruhi para pengikut mereka dengan cara mengutarakan jelas visi yg menarik, visi ini bekerjasama antara masa kini dengan masa depan sehingga karyawan tertarik buat mengikutinya, kemudian pemimpin mengkomunikasikan asa akan kinerja yang tinggi & menyatakan bahwa karyawan bisa mencapai kinerja tersebut menggunakan baik, hal tersebut menciptakan para karyawan semakin percaya diri dan harga dirinya naik, kemudian pemimpin mengungkapkan istilah-kata & tindakan yang penuh menggunakan nilai-nilai, selain itu pemimpin memberikan contoh konduite baik supaya karyawan bisa meniru.

Pemimpin karismatik memiliki ciri tersendiri yg dapat membedakan pemimpin kharismatik dan non-khrismatik, yaitu :

  1. Visi dan artikulasi, ditunjukan dengan memiliki sasara ideal yang memiliki harapan masa depan yang lebih baik dan mampu mengklarifikasi pentingnya visi yang dapat dipahami orang lain
  2. Risiko personal, dilakukan dengan bersedia menempuh risiko personal yang tinggi, menanggung biaya besar dan terlibat dalam pengorbanan diri untuk mencapai visi
  3. Peka terhadap lingkungan, mampu menilai secara realistis kendala lingkungan dan sumberdaya yang dibutuhkan untuk membuat perubahan
  4. Kepekaan terhadap kebutuhan pengikut, sangat pengertian terhadap kemampuan orang lain dan responsive terhadap kebutuhan dan perasaan mereka
  5. Perilaku tidak konvensional, pemimpin terlibat dalam perilaku yang dianggap baru dan berlawanan dengan norma
Karakter tersebut biasanya dimiliki oleh pemimpin kharismatik dan hal tersebut yang membedakan antara pemimpin kharismatik dengan gaya kepemimpinan lainnya. Karyawan yang bekerja kepada pemimpin kharismatik temotivasi untuk melakukan pekerjaan dengan sebaik mungkin dan semaksimal mungkin karena hal tersebut menjadi kepuasan tersendiri bagi mereka sebab karyawan menyukai pemimpinnya. Kepemimpinan kharismatik tidak selalu diperlukan untuk mendapatkan tingkat kinerja karyawan yang tinggi, kepemimpinan kharismatik mungkin dapat dilakukan ketika pengikut memiliki komponen ideologis atau ketika lingkungan melibatkan tingkat stress dan ketidak pastian yang tinggi.

2. Kepemimpinan Transformasional

Gaya kepemimpinan transformasional yakni pemimpin yang menginspirasi pengikut untuk melakukan hal yang melebihi kepentingan pribadi mereka demi kepentingan perusahaan dan mampu memberikan dampak mendalam dan luar biasakepada para karyawan. Kepemimpinan transformasioanl dapat mengubah pola pikir karyawan dari pola pikir yang menyelesaikan masalah dengan cara lama diubah menjadi penyelesaian masalah dengan cara baru yang lebih baik, selain itu pemimpin transformasional mampu membuat karyawan bergairah dalam bekerja, membangkitkan semangat dan membuat karyawan melakukan upaya ekstra untuk mencapai tujuan perusahaan.

Kepemimpinan transformasional ada menjadi tambahan kepemimpinan transaksional, kepemimpinan ini bisa membentuk taraf kinerja lebih baik, memiliki sifat lebih berdasarkan kharisma, memberikan visi & misi, menanamkan kebanggaan, mengkomunikasikan agar asa sebagai tinggi, serius pada usaha serta menggambarkan maksud krusial secara sederhana.

Tiga. Kepemimpinan Transaksional

Pemimpin yang memotivasi pengikut mereka buat menuju kesasaran yg ditetapkan dengan memeperjelas persyaratan dan tugas. Pemimpin transaksional memeliki karakter tersendiri yaitu imbalan kontingen yang menjanjikan imbalan buat kinerja yang baik & pemimpin mengakui pencapaian yg diraih karyawan, lalu menempuh tindakan pemugaran, dan menghindari adanya pembuatan keputusan yang akan diambil.

4. Kepemimpinan Visioner

Yaitu kemampuan membentuk & mengartikulasikan visi yang realistis, andal dan menarik mengenai masa depan organisasi atau unit oganisasi yg telah tumbuh & membaik dibanding ketika ini.Visi dapat mengakibatkan sebuah lompatan akbar ke masa depan dengan cara membangkitkan ketrampilan, bakat & sumberdaya. Visi memberikan gairah yang baru mengenai masa depan yg lebih baik, memberikan inspirsi, bisa memberikan komitmen ke loka kerja dan dapat menghasilkan kualitas organisasi yang lebih unggul. Kepemimpinan visioner memiliki cara dan kualitas tersendiri pada melakukan pekerjaanya, yaitu pemimpin memiliki kemampuan menyebutkan visi keorang lain, lalu bisa mengukapkan visi menggunakan perilaku tidak hanya secara mulut, dan memiliki kemampuan memperluas visi keberbagai konteks kepemimpinan yg tidak sama.

Baca pula : 5 Gaya Kepemimpinan Menurut Siagian

Demikian macam-macam gaya kepemimpinan dan penjelasannya. Gaya kepemimpinan lain yang sudah familiar seperti gaya kepemimpinan militeristis, paternalistis, kharismatik, otokratif, dan gaya kepemimpinan demokratis akan dijelaskan dalam artikel terpisah, termasuk gaya kepemimpinan Rasulullah SAW.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar